Tabang Nani Rabah Ka Natu, Tabang Natu Rabah Ka Nani

Peribahasa ini berasal dari Amuntai  yang menceritakan tentang orang yang pergi ke hutan untuk menebang pohon (baramu). Sebelum menebang, orang itu berkata, “Tabang Nani Rabah Ka Natu, Tabang Natu Rabah Ka Nani” yang artinya “Kalau ditebang yang ini akan rebah  (tumbang) ke situ, kalau ditebang yang itu akan rebah ke sini.” Begitu pikirannya bolak-balik dari pagi hingga sore, belum sebatang pohon pun yang ditebang.

Peribahasa “Tabang Nani Rabah Ka Natu, Tabang Natu Rabah Ka Nani” ini dikiaskan kepada seseorang yang terlampau banyak pertimbangan dalam mengerjakan sesuatu, sehingga tidak satu pun yang dapat dikerjakan. AMSS

Sumber: Peribahasa dan Ungkapan Tradisional Bahasa Banjar, H Ahmad Makkie dan H Syamsiar Seman.

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Umroh & Haji Plus 2015 Anissa Travel

Web Statistik

Total Kunjungan : 519317
Kunjungan Hari Ini : 550
Online User : 5
Last Update : 24-10-2014

kirim kabar ke : [email protected]

Kuku Bima ENER-G!

Amplang Khas Banjarmasin

[Get This]