Pusat Informasi Konseling BKKBN

Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) adalah risiko yang muncul dari  perkembangan tentang seksual dan seksualitas dimana didalamnya termasuk kehamilan yang tidak diinginkan dan pubertas; dari  NAPZA  atau narkoba; dari  Infeksi menular seksual serta HIV/AIDS.

“Pengetahuan yang kurang  mengenai pentingnya menghindari resiko triad KRR ini merupakan pangkal dari merebaknya pengguna narkoba, meningkatnya penderita HIV dan AIDS, serta meningkatnya jumlah kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, IMS serta perilaku buruk lainnya ini semua dapat menjadi sumber kejahatan dan kriminalitas di segala lingkungan.” kata Kasubbid Bina Kesehatan Remaja Perwakilan BKKBN Kalsel, Dra Hj Elya Rahmiati, Selasa (2/4/2013).

Menurutnya, Triad KRR  ini dapat berdampak kepada siapa saja dengan usia berapapun, tetapi yang paling mengkhawatirkan tentu dampak buruk terhadap generasi muda yang notabene merupakan asset dan penerus bangsa.

“Saat ini  Narkoba, kehamilan tidak diinginkan, aborsi, HIV dan AIDS, sepertinya sudah bukan hal yang menakutkan dan tabu lagi bagi sebagian masyarakat,  mereka banyak yang beranggapan bahwa itu adalah hal yang biasa, kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, meskipun program-program untuk mengatasi  dan menanggulangi masalah ini sudah cukup banyak,” ujar Elya.

Namun, lanjut dia, kepedulian masyarakat sepertinya belum signifikan. dan kondisi seperti ini bahkan  sudah menjadi issu nasional, dan menjadi issu global. Dalam upaya memberikan informasi  dan pengetahuan  tentang risiko Triad KRR  khususnya kepada para remaja. 

“BKKBN  telah membuat Pusat–pusat  Informasi dan Konseling Remaja (PIK  Remaja) baik itu  berada di lingkungan sekolah,  di lingkungan Perguruan Tinggi atau di Akademi, LSM  kepemudaan dan juga di Organisasi keagamaan, selain itu kepada keluarga yang memiliki remaja informasi dan penyuluhan juga disampaikan melalui kelompok-kelompok  BKR,” ujar Elya.

Meski itu semua belum dapat mencakup seluruh jumlah sasaran yang harus mendapatkan informasi. namun upaya ini tentu sudah sangat  memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan generasi muda.

“Dari berbagai program yang telah ada baik itu program dari pemerintah maupun dari komponen masyarakat lainnya, tentu akan bermanfaat  secara signifikan apabila penerimaan masyarakat  tentang pentingnya program tersebut  hanya berbentuk  formal  seremonial  tanpa pemahaman dan penghayatan melalui hati nurani, sebab kunci utama untuk menghindari dampak buruknya Triad  KRR itu sebetulnya  berada di dalam hati nurani setiap anggota masyarakat itu sendiri , yang dapat dibentuk dan dimunculkan melalui wahana sebuah  keluarga,” jelasnya. Woel

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Kuku Bima ENER-G! Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Web Statistik

Total Kunjungan : 593453
Kunjungan Hari Ini : 266
Online User : 11
Last Update : 26-11-2014

kirim kabar ke : [email protected]

Peluang Bisnis Sentosa Tour

Cetak Cepat Sumber Mas

[Get This]