Observasi Peserta Nasional Penganekaragaman Pangan

Prestasi Kabupaten Barito Kuala (Batola) mendukung gerakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal mendapat pengakuan keberhasilan. Itu setidaknya dibuktikan dengan dipilihnya kabupaten penyumbang pangan terbesar di Kalsel ini sebagai daerah Kunjungan Lapang Peserta Sosialisasi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Tingkat Nasional, Jumat (8/3/2013).

            Para peserta dari Indonesia Timur wilayah I dan II yang dipimpin Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI diwakili Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Ir Lik Irianti,  tersebut diajak mengunjungi Desa Karang Indah Kecamatan Mandastana.

            Sebelum melakukan kunjungan lapangan, rombongan yang didampingi Kepala Badan Ketahanan Pangan Kalsel diwakili Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Kanopani Angel diterima Sekdakab Batola H Supriyono, Ketua TP-PKK Hj Noormiliyani AS Hasanuddin Murad, Ketua GOW Hj Fauliah Ma’mun Kaderi, Ketua DWP Hj Sri Wahyuningsih Supriyono, Kepala BKPP Suwandi, Camat Mandastana Suyud Sugiono beserta isteri, para pengurus PKK serta seluruh lapisan masyarakat setempat.

            Pimpinan rombongan Peserta Sosialisasi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Tingkat Nasional, Lik Irianti menerangkan, tujuan observasi selain untuk melihat secara langsung keberhasilan sekaligus untuk mengetahui pengelolaan yang melibatkan lembaga terkait, masyarakat serta mitra kerja seperti PKK dan organisasi wanita lainnya. Mengingat diversifikasi pangan bukan saja tanggungjawab pemerintah tetapi semua pihak termasuk masyarakat.

            Lik mengatakan, dalam diversifikasi terdapat dua hal yang dilakukan yaitu promosi sosialisasi optimalisasi penyediaan pangan serta pengolahan pangan lokal yang minimal masyarakat sudah kenal dalam pengolahannya.

        Karena upaya percepatan penganekaragaman konsumsi pangan tak hanya tanggungjawab lembaga pemerintah tetapi juga PKK dan organisasi wanita lainnya, untuk itu Lik menyarankan kepada PKK dan organisasi wanita yang merupakan lembaga yang langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk sering mengadakan kegiatan yang terkait diversifikasi konsumsi pangan ini ke masyarakat sehingga rumah tangga bisa menyediakan sendiri pangan yang aman, bergizi dan berimbang.

           Usai pertemuan, para peserta sosialisasi didampingi Ketua PKK Batola Hj Noormiliyani, Ketua GOW Hj Fauliah, Ketua DWP Hj Sri Wahyuningsih meninjau Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-PKRL) yang terdapat di Desa Karang Indah milik Kelompok Pelaksana Wanita Tani Menur, Melati, BPTP Kalsel, BKPP Batola, Balai Penyuluh Kecamatan, Distan TPH, Disnak, dan Diskan Batola dengan komoditas sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman rempah, obat,obatan, ternak ayam buras, serta pemeliharaan ikan. Rombongan juga diajak mencicipi aneka olahan dan masakan seperti tiwul, urap, es buah dan lain-lain hasil pengolahan aneka ragam konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal. Humpro Batola/YdM 

 

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Kuku Bima Energi

Amplang Mia Lestari

 

Web Statistik

Total Kunjungan : 426166
Kunjungan Hari Ini : 71
Online User : 7
Last Update : 01-09-2014

kirim kabar ke : [email protected]

Peluang Bisnis Agen Tiket Pesawat Online

 

 

 

 

 

[Get This]