Mendikbud Resmikan SMA GIBS Hasnur

Merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Barito Kuala (Batola) daerahnya dijadikan tempat berdirinya sekolah bertarap internasional. Setidaknya dari keberadaan sekolah tersebut para peserta didik asal Batola tentunya memperoleh kesempatan lebih besar serta lokasinya tidak perlu harus jauh-jauh ke luar kabupaten.

Adalah SMA GIBS (Global Islamic Boarding School) milik yayasan Hasnur Centre yang kini resmi berdiri di Batola. Sekolah yang beralamat di Jalan Trans Kalimatan, Desa Sungai Lumbah Kecamatan Alalak tersebut telah diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, Sabtu (9/2/2013).

Peresmian sekolah yang ditandai penantanganan prasasti tersebut disaksikan Menristek Gusti Muhammad Hatta, Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin, Bupati Batola H Hasanuddin Murad, pemilik Yayasan H Abdussamad Sulaiman HB, Ketua Yayasan Djamari Chaniago, dan Ketua harian Nila Susanti Sulaiman.

Bersamaan dengan itu, Mendikbud juga meresmikan Politeknik Hasnur yang berada di Jalan Adyaksa, Kayutangi, Banjarmasin. Peresmian kedua institusi sekolah ini juga dihadiri isteri Mendikbud Nyonya M Nuh dan isteri Menristek Nyonya M Hatta, isteri Bupati Batola Hj Noormiliyani Hasanuddin Murad, 2 anggota DPR RI Gusti Iskandar Sukma Alamsyah dan Ahmadi Noor Supit, Kadinas Pendidikan Provinsi Ngadimun, serta para pejabat provinsi dan kabupaten.

Mendikbud M Nuh mengatakan, pendirian kedua institusi sekolah ini waktunya sangat tepat. Karena menurutnya, populasi produktif suatu pendidikan di Indonesia berkisar dari 2010-2035. Dan bagi Hasnur Centre telah masuk pada tahap awal menyongsong 100 tahun.

M Nuh menilai, pendirian lembaga pendidikan milik yayasan Hasnur Centre ini merupakan suatu institusi yang sangat baik yang akan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan. “Jika setiap provinsi terdapat satu saja yang seperti ini, maka insya Allah Indonesia akan jadi negera yang hebat,” katanya.

Dalam kesempatan peresmian tersebut, Mendikbud juga menyinggung tentang putusan MA terkait dengan SBI dan RSBI yang harus dipatuhi dan ditaati.

Sebelumnya, Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin  menyatakan, jika di Kalsel memiliki tokoh 2 atau 3 saja seperti H Abdussamad Sulaiman HB  maka insya Allah Kalsel akan mengalami kemajuan yang berbeda.

Rudy berharap dengan keberadaan SMA GIBS dan Poltek Hasnur akan memperluas akses akan pendidikan selakigus pintu gerbang untuk melahirkan SDM berkualitas.

Sebelumnya, Bupati Batola H Hasanuddin Murad menyatakan, rasa terima kasih, khususnya kepada pemilik Hanur Centre yang telah memilih Batola sebagai tempat didirikannya lembaga pendidikan SMA GIBS.

Lebih bersyukur lagi, sebut Hasan, dari keberadaan sekolah tersebut masyarakat Batola –khususnya bagi yang tak mampu-- akan mendapatkan jatah beasiswa 20 persen dari jumlah siswa. Sementara bagi pemerintah daerah yang tadinya memberikan beasiswa 2 orang akan ditingkatkan menjadi 4 orang sebagai bentuk komitmen dalam upaya memajukan pendidikan. Humpro Batola/YdM

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Kuku Bima Energi

Amplang Mia Lestari

 

Web Statistik

Total Kunjungan : 422497
Kunjungan Hari Ini : 348
Online User : 2
Last Update : 30-08-2014

kirim kabar ke : [email protected]

Peluang Bisnis Agen Tiket Pesawat Online

 

 

 

 

 

[Get This]