Kerbau Rawa Komoditas Potensial

kerbau rawa kabupaten hsu

Berbagai kegiatan dilaksanakan Bank Indonesia untuk mendukung pengembangan UMKM di Kalsel. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah penyediaan informasi dalam bentuk buku hasil penelitian.
      Menurut  Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan, Mokhammad Dadi Aryadi, terkait dengan hal tersebut, Selasa (11/6/ 2013), Bank Indonesia menyelenggarakan Seminar Kerbau Rawa, Tantangan dan Peluang Investasi sebagai bagian dalam menjaring tambahan informasi, saran maupun masukan dari pihak-pihak terkait guna penyempurnaan hasil penelitian.
      “Tidak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai ajang mempromosikan kearifan lokal dari Kabupaten Hulu Sungai Utara yakni wisata fauna Kerbau Rawa Kalimantan Selatan sekaligus sebagai tindak lanjut hasil survei Bank Indonesia ke peternak kerbau rawa di Kabupaten HSU beberapa waktu lalu,” ungkapnya.
      Tujuan kegiatan dimaksudkan selain sebagai sebuah upaya dalam melestarikan kerbau rawa yang merupakan salah satu ikon pariwisata di Kalsel, juga untuk intermediasi perbankan, dan sumbang saran pemanfaatan daging kerbau sebagai salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan daging.
      “Jika potensi tersebut dapat kita berdayakan secara optimal, maka selain dapat mengurangi ketergantungan impor daging, juga pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan para peternak kerbau pada khususnya dan masyarakat pada umumnya,” ujar Dadi.
      Usaha peternakan kerbau rawa, lanjut dia, menjadi salah satu komoditas yang potensial untuk dikembangkan dan menjanjikan bagi UMKM di Kalsel.
      “Mengingat daerah lahan rawa di Kalsel masih cukup besar khususnya di Kab. HSU dengan 89 persen daerahnya berupa rawa yang berpotensi besar untuk dapat mempertahankan dan mengembangkan ternak kerbau rawa,” tambah Kepala Divisi Ekonomi Moneter KPwBI Wil. Kalimantan, Triatmo Doriyanto selaku Kepala Divisi Ekonomi Moneter KPwBI Wil. Kalimantan.
      Menurutnya, ternak kerbau di samping berpotensi sebagai penghasil daging dan sumber pendapatan bagi peternak yang mengusahakannya juga sebagai salah satu obyek wisata alam yang unik”, tukas Triatmo menambahkan. Woel
 

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Kuku Bima ENER-G! Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Web Statistik

Total Kunjungan : 583190
Kunjungan Hari Ini : 216
Online User : 5
Last Update : 22-11-2014

kirim kabar ke : [email protected]

Peluang Bisnis Sentosa Tour

Cetak Cepat Sumber Mas

[Get This]